Berita

BPPD KAB. SIDOARJO
img
  Admin 24 Mei 2022

BPPD Kejar Target Pajak Rp 68 Miliar

Sebanyak 231 tapping box di Sidoarjo berhasil terpasang. Jumlah alat perekam transaksi pembayaran di restoran tersebut belum termasuk tapping box yang sudah terpasang namun data transaksinya belum berhasil ditarik.

Pejabat Fungsional Pemeriksa Pajak Ahli Muda Sub Koodinator Pengendalian Pajak Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Sidoarjo Hermadi Listiawan mengatakan, proses pemasangan tapping box melewati beberapa tahapan. Mulai pemasangan, instal, dan tahap pemeriksaan data.

“Baru setelah kami konfigurasikan dan sesuai maka kami tarik. Nah, ini yang masih nyantol karakteristiknya beda tidak seperti pada umumnya. Jadi agak lama,” katanya, Jumat (20/5) di Sun City Mall Sidoarjo.

Hermadi menjelaskan, pada 2021 kemarin, pihaknya ditarget untuk memasang tapping box di 200 titik. Pemasangan tersebut telah berhasil dicapai pada November 2021. Tahun ini, pihaknya kembali ditarget untuk memasang di 200 titik. Sehingga totalnya 400 pemasangan.

Sementara yang sudah terpasang sebanyak 231 dari 400 titik. Sehingga tahun ini harus menyelesaikan kekurangan tersebut. Meski begitu, Hermadi mengaku membutuhkan support tenaga serta koorperatif dari wajib pajak dan beberapa pihak terkait.

“Kalau regulasi kan sudah ada. Jadi untuk penegakannya kami membutuhkan dukungan itu. Satu hari kalau satu tim kami bisa sampai lima hingga enam titik,” ujar Hermadi.

Dia mengungkapkan, saat ini pendapatan yang terkumpul melalui alat perekam pajak sudah mencapai Rp 32 miliar. Hingga akhir tahun nanti, targetnya sekitar Rp 68 miliar.

Kemarin, anggota Komisi B DPRD Sidoarjo juga meninjau tapping box yang sudah terpasang di salah satu restoran kuliner Jepang di Sun City Mall Sidoarjo. Mereka tampak melihat hasil pemasangan tapping box selama beberapa hari terakhir.

Pemasangan tersebut merupakan yang terbaru. Sebab restoran tersebut juga baru dibuka. Hasil pemantauan tersebut dinilai memuaskan. Sebab seluruh transaksi telah berhasil direkam dengan baik. Sehingga tapping box dinilai sangat bermanfaat.

“Alhamdulillah alat perekamnya Insya Allah sangat luar biasa. Ke depannya akan membawa manfaat dan berdampak pada pendapatan asli daerah. Sehingga dari pajak restoran berpotensi naik,” kata Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto.

Selain Bambang, sidak tersebut juga diikuti Wakil Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Sudjalil dan Sekretaris Komisi B, Arif Bachtiar. Tampak juga Wakil Ketua DPRD Sidoarjo Kayan dan Emir Firdaus yang didampingi Kepala BPPD Sidoarjo Ari Suryono.